Posts

Showing posts with the label Laporan Keuangan

Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Sentra (Lkpp) Sebagai Upaya Terselenggaranya Akuntabilitas Dan Transparansi Pemerintah

Image
I.        PENDAHULUAN                         Dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Keuangan Negara, UU Nomor 1 Tahun 2004 perihal Perbendaharaan Negara, Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 perihal Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara dan UU APBN, Pemerintah telah menyusun dan menyajikan LKPP yang komprehensif semenjak tahun 2004 hingga dengan tahun 2011. LKPP disusun oleh Menteri Keuangan selaku Pengelola Fiskal berdasarkan konsolidasian dari Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) dan Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN). LKKL tersebut disusun oleh setiap Menteri/Pimpinan Lembaga, dan LKBUN disusun oleh Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara serta disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dan dihasilkan dari Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat (S...

Pemakai Laporan Keuangan

Image
– Siapa saja yang menggunakan laporan keuangan? Hanya pihak internal perusahaan atau juga pihak eksternal? Laporan keuangan yang disusun berdasarkan Standar Akuntansi dibaca dan dipergunakan oleh pihak-pihak yang menggunakannya. Mereka sanggup dikelompokkan sebagai berikut.   1.    Pemakai Langsung, yang termasuk dalam kelompok ini adalah: a.        Pemilik perusahaan ( owner ) b.       Kreditor c.        Pemasok ( supplier ) d.       Manajemen e.        Fiskus (pajak) f.        Pegawai atau karyawan perusahaan g.       Pelanggan   2.    Pemakai Tidak Langsung, yang termasuk dalam kelompok ini adalah: a.        Konsultan dan analis laporan keuangan b.       Bursa Efek c....

Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan

Image
– Karakteristik kualitatif merupakan ciri khas yang menciptakan isu dalam laporan keuangan berkhasiat bagi pemakai. Terdapat empat karakteristik kualitatif pokok, yaitu: sanggup dipahami, relevan, keandalan, dan sanggup diperbandingkan. 1.       Dapat Dipahami Kualitas penting isu yang ditampung dalam laporan keuangan yakni kemudahannya untuk segera sanggup dipahami oleh pemakai. Untuk meksud ini, pemakai diasumsikan mempunyai pengetahuan yang memadai perihal acara ekonomi dan bisnis, akuntansi, serta kemauan untuk mempelajari isu dengan ketekunan yang wajar. Namun demikian, isu kompleks yang seharusnya dimasukkan dalam laporan keuangan tidak sanggup dikeluarkan hanya atas dasar pertimbangan bahwa isu tersebut terlalu sulit untukdapat dipahami oleh pemakai tertentu. 2.       Relevan Agar bermanfaat, isu harus relevan untuk memenuhi kebutuhan pemakai dalam proses pengambilan keputusan. Informasi mempunyai kualitas relevan ka...