Posts

Showing posts with the label Metodologi Penelitian

Data Primer Dan Data Sekunder

Image
– Sumber data merupakan faktor penting yang menjadi pertimbangan dalam penentuan metode pengumpulan data. Sumber data terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Data primer merupakan sumber data yang diperoleh secara eksklusif dari sumber orisinil atau pihak pertama. Data primer secara khusus dikumpulkan oleh peneliti untuk menjawab pertanyaan riset atau penelitian. Data primer sanggup berupa pendapat subjek riset (orang) baik secara individu maupun kelompok, hasil observasi terhadap suatu benda (fisik), kejadian, atau kegiatan, dan hasil pengujian. Manfaat utama dari data primer yaitu bahwa unsur-unsur kebohongan tertutup terhadap sumber fenomena. Oleh sebab itu, data primer lebih mencerminkan kebenaran yang dilihat. Bagaimana pun, untuk memperoleh data primer akan menghabiskan dana yang relatif lebih banyak dan menyita waktu yang relatif lebih lama. Data sekunder merupakan sumber data yang diperoleh peneliti secara tidak eksklusif melalui media perantara. D...

Tahap-Tahap Uji Hipotesis

Image
– Mengapa kita harus melaksanakan uji hipotesis? Karena kita akan melaksanakan generalisasi dari hasil analisis kita menurut sampel, kepada karakteeristik dari populasi. Disamping itu kita juga harus melaksanakan uji hipotesis, alasannya yakni hipotesis yang kita buat dalam proses penyusunan problem statement, hanya menurut teori dan sesuatu yang kita yakini kebenarannya, sehingga pada tahapan selesai dari setiap penelitian ilmiah, dengan memakai hipotesis sebagai research question -nya, harus dilakukan uji untuk menguji kebenaran dari dugaan penelitian yang tercermin pada hipotesis. Tahapan dalam melaksanakan uji hipotesis:    1.   Buat pernyataan mengenai hipotesis nol dan hipotesis alternatif Hipotesis nol merupakan pernyataan penelitian ( research question ) yang harus diuji dengan permodelan kuantitatif dalam upaya memilih apakah hasil penelitian tersebut memperkuat teori/temuan penelitian yang terdahulu (H0 diterima) ataukah bertentangan (H1 diterima). ...

Hipotesis Nol Vs Hipotesis Alternatif

Image
– Dalam uji hipotesis , yang dilakukan yaitu menandakan mana yang akan kita terima dan mana yang akan kita tolak diantara statemen yang ada pada Hipotesis Nol (H0) ataukah yang terdapat pada Hipotesis Alternatif (H1). Berenson et al (2006) menyatakan beberapa poin penting ihwal hipotesis nol dan hipotesis alternatif sebagaimana dirinci sebagai berikut:   1.    Hipotesis Nol (H0) mewakili kondisi status quo , atau kondisi yang kini diyakini kebenarannya, atau suatu pernyataan yang didasarkan pada teori atau konsep.   2.    Hipotesis Alternatif (H1) yaitu lawan dari statemen H0 atau mewakili claim atau dugaan dari peneliti terhadap kemungkinan tidak berlakunya kondisi status quo atau kondisi dikala ini sebagai bab dari tujuan penelitian yang hendak diraih.   3.    Jika H0 ditolak, maka peneliti mempunyai bukti secara statistik bahwa hipotesis alternative yang berlaku atau yang dianggap benar.   4. ...

Penelitian Ilmiah Dan Non-Ilmiah

Image
-   Penelitian sanggup dibedakan menjadi dua yaitu penelitian ilmiah dan non-ilmiah. Suatu penelitian dikatakan ilmiah apabila memenuhi beberapa kriteria yaitu purposive, systematic, logic, rigor, dan replicability . Dengan demikian apabila suatu penelitian tidak memenuhi salah satu atau lebih dari kriteria diatas maka penelitian tersebut tidak sanggup dikatakan sebagai penelitian ilmiah. Berikut yaitu klarifikasi dari masing-masing kriteria diatas:    1.    Purposive Suatu penelitian dikatakan ilmiah apabila mempunyai tujuan yang terang dan spesifik wacana apa yang hendak dicapai dari penelitian tersebut. Kriteria ini menekankan pentingnya suatu tujuan studi yang jelas, eksplisit, dan spesifik sehingga focus dari penelitian itu sanggup dipakai sebagai pegangan oleh peneliti dalam mendesain dan melaksanakan penelitiannya serta sanggup pula dipahami oleh pembaca.    2.    Systematic Suatu penelitian dikatakan ilmiah apabila lan...

Tujuan Penelitian

Image
– Berdasarkan tujuannya, penelitian sanggup dibedakan menjadi exploratory, descriptive, explanatory, dan experimental research (Neuman 2003; Sekaran 2003). Dalam postingan saya kali ini saya akan menjelaskan tujuan dari masing-masing penelitian diatas. Penelitian Eksplorasi ( Exploratory Research ) , bertujuan untuk mendapat citra awal mengenai suatu fenomena yang belum pernah/sangat sedikit diketahui/diteliti sebelumnya. Focus penelitian ini adaalah menjawab “apa” ( what ). Pada penelitian ini, peneliti hendak mengenali fakta-fakta utama dan situasi yang ada pada sebuah fenomena yang belum banyak dikenal sehingga sanggup membuat deskripsi yang masih umum sifatnya. Penelitian Deskriptif ( Descriptive Research ) , bertujuan memperlihatkan citra wacana detil-detil spesifik dari sebuah situasi, lingkungan social, atau hubungan. Penelitian eksplorasi dan deskriptif mempunyai banyak kemiripan namum focus dalam penelitian deskriptif lebih untuk menjawab “bagaimana” ( how ) dan “sia...

Probability Sampling Dan Non Probability Sampling

Image
– Dalam Buku ” Metode Penelitian Akuntansi ” yang ditulis oleh Sujoko Efferin, dkk. disebutkan ada dua teknik pengambilan sample . Teknik itu ialah Probability Sampling dan Non Probability Sampling . Sekaran (2000) membagi kedua teknik tersebut menjadi beberapa jenis. Berikut ialah klarifikasi dari kedua teknik pengambilan sample tersebut dan jenis-jenisnya. Probability Sampling Probability Sampling adalah teknik pengambilan sample dimana semua elemen mempunyai peluang untuk terpilih menjadi sample . Dengan memakai teknik ini berarti tidak ada hambatan apapun untuk melaksanakan penelitian terhadap kemungkinan/probabilitas dari elemen manapun kalau terpilih sebagai sample . Jenis-jenis Probability Sampling antara lain:   1.    Simple Random Sampling Metode sample jenis ini dilakukan dengan memperlihatkan kesempatan yang sama pada semua elemen untuk sanggup dipilih sebagai sample .   2.    Systematic Sampling Sampling jenis ini di...

Jenis Skala Penelitian

Image
-   Menurut Zikmund (1997) penentuan skala intinya ialah pemilihan ukuran apa suatu data akan diukur. Pada umumnya jenis skala sanggup dibagi menjadi empat jenis yaitu: skala nominal, skala ordinal, skala interval, dan skala rasio. Berikut ialah ulasan dari masing-masing jenis skala penelitian tersebut.    1.    Skala Nominal ( Nominal Scale ) Skala jenis ini, merupakan yang paling sederhana, dimana angka yang menempel pada objek dibutuhkan sebagai label atau pembeda antara objek yang satu dengan objek yang lain. Skala nominal digunakan untuk melaksanakan identifikasi terhadap status atau kategori dari kelompok responden saja, contohnya jenis kelamin, agama, ras, asal daerah, status perkawinan, dan sebagainya.    2.    Skala Ordinal ( Ordinal Scale ) Skala ordinal ialah skala yang menerangkan posisi atau hirarki dari suatu angka, jadi angka satu selalu mendahui angka 2, 3, dan seterusnya. Skala jenis ini biasanya dipergunakan un...

Pengertian Data Outlier

– Outlier yaitu kasus atau data yang mempunyai karakterisitik unik yang terlihat sangat berbeda jauh dari observasi-observasi lainnya dan muncul dalam bentuk nilai ekstrim baik untuk sebuah variabel tunggal ataau variabel kombinasi. Ada empat penyebab timbulnya data outlier, yaitu: 1.       Kesalahan dalam meng-entri data 2.       Gagal menspesifikasi adanya missing value dalam kegiatan komputer 3.       Outlier bukan merupakan anggota populasi yang kita ambil sebagai sampel 4.      Outlier berasal dari populasi yang kita ambil sebagai sampel, tetapi distribusi dan variabel dalam populasi tersebut mempunyai nilai ekstrim dan tidak terdistribusi secara normal Deteksi terhadap univariate outlier sanggup dilakukan dengan memilih nilai batas yang akan dikategorikan sebagai data outlier yaitu dengan caara mengkonversi nilai data ke dalam skor standardized atau yang biasa disebut z-scor...

Pengertian Analisis Diskriminan

– Analisis Diskriminan yakni bentuk regresi dengan variabel terikat berbentuk non-metrik atau kategori. Berikut ini pola kasus yang sanggup diselesaikan dengan analisis diskriminan: “Seorang analis keuangan ingin mengetahui variabel-variabel atau faktor-faktor apa saja yang membedakan antara perusahaan sehat dan perusahaan yang mengalami kebangkrutan. Analis keuangan tersebut juga ingin mengetahui apakah mungkin memakai faktor-faktor yang telah teridentifikasi tadi sebagai bentuk indeks yang bisa membedakan kedua perusahaan sehat danbangkrut. Indeks tersebut lalu dipakai untuk meramalkan kemungkinan perusahaan akan bangrut di lalu hari.” Dari pola di atas, sanggup ditarik tiga benang merah atau tujuan dari pola kasus di atas dengan memakai analisis diskriminan: 1.       Mengidentifikasi variabel-variabel yang bisa membedakan antara kedua kelompok (perusahaan sehat dan bangkrut). 2.       Menggunakan variabel-variabel yang t...

Pengertian Variabel Dependen, Independen, Moderating, Dan Intervening

Image
Dalam penelitian, pastilah harus ada variabel penelitian. Variabel penelitian mencerminkan karakteristik populasi yang ingin ditelaah. Ada beberapa jenis variabel, diantaranya yaitu variabel Dependen, Independen, Moderating , dan Intervening . Berikut yaitu klarifikasi masing-masing jenis variabel tersebut. Variabel independen ( independent variable ) yaitu tipe variabel yang menjelaskan atau mempengaruhi variabel yang lain. Variabel dependen ( dependent variable ) yaitu tipe variabel yang dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel independen. Kedua tipe variabel ini merupakan kategori variabel penelitian yang paling sering dipakai dalam penelitian lantaran memiliki kemampuan aplikasi yang luas. Tujuan penelitian, menyerupai halnya tujuan teori yaitu menjelaskan dan memprediksi fenomena melalui banyak sekali uji (Baca juga: Uji Validitas, Reliabilitas dan Asumsi Klasik ) . Penjelasan dan prediksi fenomena secara sistematis digambarkan dengan variabilitas variabel-variabel depe...