Modal Kerja


Modal Kerja WB Taylor
         Modal Kerja Permanen (Permanent Working Capital), modal kerja yang secara terus menerus diharapkan untuk kelancaran usaha.
          Modal kerja permanen sanggup dibedakan menjadi :
        Modal Kerja Primer (Primary Working Capital), yaitu jumlah modal kerja minimum harus ada pada perusahaan untuk menjamin kontinuitas usahanya.
        Modal Kerja Normal (Normal Working Capital), yaitu jumlah modal kerja yang diharapkan untuk menyelenggarakan luas produksi normal. Pengertian normal disini yaitu dalam artian yang dinamis.

         Modal Kerja Variabel (Variable Working Capital), yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan keadaan.
            Modal kerja ini dibedakan antara lain:
        Modal Kerja Musiman (Seasonal Working Capital), yaitu modal kerja yang berubah-ubah jumlahnya disebabkan lantaran fluktuasi musim.

        Modal Kerja Siklis (Cyclical Working Capital), yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah disebabkan lantaran fluktuasi konjungtur.
        Modal Kerja Darurat (Emergency Working Capital), yaitu modal kerja yang besarnya berubah-ubah lantaran adanya keadaan darurat yang tidak diketahui sebelumnya contohnya adanya pemogokan, peristiwa alam, perang dan lain sebagainya.

KEBUTUHAN MODAL KERJA
n  Volume Penjualan
            Perusahaan yang bekerja dengan penjualan yang yang konstan akan bekerja dengan modal kerja yang relatif konstan pula, sedangkan perusahaan yang sedang mengalami pertumbuhan akan membutuhkan modal kerja yang meningkat.
n  Faktor-faktor Musiman
            Beberapa perusahaan akan mengalami fluktuasi musiman dalam undangan akan barang dan jasa yang dihasilkan (pengalengan ikan, buah-buahan, perusahan penjual makanan, pakaian).

n  Kemajuan Teknologi
            Bilamana perusahaan membeli mesin yang sanggup mengolah bahan-bahan dengan tingkat kecepatan yang lebih tinggi memungkinkan perusahaan mengolah bahan-bahan lebih banyak, persediaan permanen cenderung naik.
n  Kebijaksanaan Perusahaan
            Politik penjualan kredit dan penentuan persediaan.

Sumber Modal Kerja
n  Hasil operasi perusahaan.
n  Keuntungan dari penjualan surat-surat berharga (investasi jangka pendek).
n  Penjualan aktiva tidak lancar.
n  Penjualan saham atau obligasi.

PENENTUAN KEBUTUHAN MODAL KERJA  
n  Periode perputaran modal atau periode terikatnya modal kerja.
            “Periode perputaran atau periode terikatnya modal kerja yaitu merupakan keseluruhan atau jumlah dari periode-periode yang mencakup jangka waktu tunjangan kredit beli, usang penyimpanan materi mentah di gudang, lamanya
            proses produksi, lamanya barang jadi disimpan di gudang dan jangka penerimaan piutang”.
n  Pengeluaran kas rata-rata setiap harinya.
            “Pengeluaran kas setiap harinya merupakan sejumlah pengeluaran kas rata-rata setiap harinya untuk keperluan pembelian materi mentah, materi pembantu, pembayaran upah buruh dan biaya-biaya lainnya”. 
Penggunaan Modal kerja
u Pembayaran biaya operasi perusahaan.
u Kerugian yang diderita perusahaan.
u Pembentukan dana (pemisahan aktiva lancar)
u Pembelian aktiva tetap
u Pembayaran hutang jangka panjang
u Prive


Comments

Popular posts from this blog

Apa Itu Akuntansi?

Prosedur Penyusunan Standar Akuntansi Keuangan (Sak)

Contoh Makalah Pendapatan Nasional