Perbedaan Dan Persamaan Zakat Dengan Pajak


Zakat berbeda dengan pajak yang dibayarkan oleh warga negara kepada pemerintahnya. Pajak sendiri diartikan sebagai bantuan wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau tubuh yang bersifat memaksa menurut Undang-undang, dengan tidak mendapat imbalan secara pribadi dan dipakai untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat (UU No. 28 Tahun 2007).

Terdapat beberapa perbedaan antara zakat dan pajak (Syarwat, 2006), yaitu:
1.      Zakat merupakan manifestasi ketaatan umat terhadap perintah Allah SWT dan Rasulullah SAW sedangkan pajak merupakan ketaatan seorang warga negara kepada ulil amrinya (pemimpinnya).
2.      Zakat telah ditentukan kadarnya di dalam Al-Qur’an dan Hadis, sedangkan pajak dibuat oleh aturan negara.
3.      Zakat hanya dikeluarkan oleh kaum muslimin sedangkan pajak dikeluarkan oleh setiap warga negara tanpa memandang apa agama dan keyakinannya.
4.      Zakat berlaku bagi setiap muslim yang telah mencapai nisab tanpa memandang di negara mana ia tinggal, sedangkan pajak hanya berlaku dalam batas garis territorial suatu negara saja.
5.      Zakat ialah suatu ibadah yang wajib didahului oleh niat sedangkan pajak tidak menggunakan niat.
6.      Zakat harus dipergunakan untuk kepentingan mustahik yang berjumlah delapan asnaf (sasarannya), sedang pajak sanggup dipergunakan dalam seluruh sektor kehidupan.
                        
Sedangkan persamaan zakat dan pajak, antara lain:
1.      Bersifat wajib dan mengikat atas harta yang ditentukan, dan ada hukuman kalau mengabaikannya.
2.      Zakat dan pajak harus disetorkan pada forum resmi semoga tercapai optimalisasi penggalangan dana maupun penyalurannya.
3.      Zakat dan pajak mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk membantu penyelesaian duduk kasus ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
4.      Tidak ada kesepakatan akan memperoleh imbalan bahan tertentu di dunia.
5.      Zakat dan pajak dikelola oleh Negara pada pemerintahan Islam.

Comments

Popular posts from this blog

Apa Itu Akuntansi?

Penyebab Krisis Ekonomi Indonesia (1997-2003)

Contoh Makalah Pendapatan Nasional