Prinsip Akuntansi Berterima Umum Dalam Penyajian Aktiva Tetap


Prinsip akuntansi berterima umum (PABU) dalam penyajian aktiva tetap di neraca, antara lain:

1.      Dasar evaluasi aktiva tetap harus dicantumkan dalam neraca.
2.      Aktiva tetap dijaminkan harus dicantumkan dalam laporan keuangan.
3.      Jumlah depresiasi akumulasi dan biaya-biaya depresiasi untuk tahun ini harus ditunjukan dalam laporan keuangan.

4.      Metode yang dipakai dalam perhitungan depresiasi golongan besar aktiva tetap harus diungkapkan dalam laporan keuangan.
5.      Aktiva tetap harus dipecah kedalam golongan yang terpisah kalau jumlahnya material.
6.      Aktiva tetap yang telah habis depresiasi atau nilai bukunya namun masih dipakai untuk operasional perusahaan, kalau jumlahnya material harus dijelaskan.

Demikianlah klarifikasi saya mengenai PABU dalam penyajian aktiva tetap di dalam neraca. Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Apa Itu Akuntansi?

Prosedur Penyusunan Standar Akuntansi Keuangan (Sak)

Contoh Makalah Pendapatan Nasional