Saham
Surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal sering disebut imbas atau sekuritas, salah satunya yaitu saham. |accounting-media.blogspot.com| Saham sanggup didefinisikan tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau tubuh dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Wujud saham yaitu selembar kertas yang mengambarkan bahwa pemilik kertas tersebut yaitu pemilik perusahaan yang menerbitkan 1. Ditinjau dari segi kemampuan dalam hak tagih atau klaim
a. Saham Biasa (common stock)
Ø Pemegang saham biasa mempunyai kewajiban yang terbatas. Artinya, jikalau perusahaan bangkrut, kerugian maksimum yang ditanggung oleh pemegang saham yaitu sebesar investasi pada saham tersebut.
b. Saham Preferen (Preferred Stock)
Ø Saham yang mempunyai karakteristik adonan antara obligasi dan saham biasa, alasannya yaitu bisa menghasilkan pendapatan tetap (seperti bunga obligasi), tetapi juga bisa tidak mendatangkan hasil, menyerupai yang dikehendaki investor.
Ø Serupa saham biasa alasannya yaitu mewakili kepemilikan ekuitas dan diterbitkan tanpa tanggal jatuh tempo yang tertulis di atas lembaran saham tersebut; dan membayar deviden.
Ø Persamaannya dengan obligasi yaitu adanya klaim atas keuntungan dan aktiva sebelumnya, devidennya tetap selama masa berlaku dari saham, dan mempunyai hak tebus dan sanggup dipertukarkan (convertible) dengan saham biasa.
Ø Prioritas apa saja yang ditawarkan saham preferen:
· Prioritas pembayaran: pemodal mempunyai hak untuk didahulukan dalam hal pembayaran deviden.
· Deviden tetap: pemodal mempunyai hak menerima pembayaran deviden dengan jumlah tetap.
· Deviden kumulatif: pemodal berhak menerima pembayaran semua deviden yang terutang pada tahun-tahun sebelumnya.
· Convertible preferen stock: pemodal berhak menukar saham preferen yang dipegangnya dengan saham biasa.
· Adjustable devidend: pemodal menerima prioritas pembayaran devidennya menyesuaikan dengan saham biasa.
2. Ditinjau dari cara peralihannya
a. Saham Atas Unjuk (Bearer Stocks)
Ø Pada saham tersebut tidak tertulis nama pemiliknya, biar gampang dipindahtangankan dari satu investor ke investor lainnya.
Ø Secara hukum, siapa yang memegang saham tersebut, maka dialah diakui sebagai pemiliknya dan berhak untuk ikut hadir dalam RUPS.
b. Saham Atas Nama (Registered Stocks)
Ø Merupakan saham yang ditulis dengan terang siapa nama pemiliknya, di mana cara peralihannya harus melalui mekanisme tertentu.
3. Ditinjau dari kinerja perdagangan
a. Blue – Chip Stocks.
Ø Saham biasa dari suatu perusahaan yang mempunyai reputasi tinggi, sebagai leader di industri sejenis, mempunyai pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen.
b. Income Stocks
Ø Saham dari suatu emiten yang mempunyai kemampuan membayar dividen lebih tinggi dari rata – rata dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya.
Ø Emiten menyerupai ini biasanya bisa membuat pendapatan yang lebih tinggi dan secara teratur membagikan dividen tunai.
Ø Emiten ini tidak suka menekan keuntungan dan tidak mementingkan potensi.
c. Growth Stocks
Ø (Well – Known)Saham – saham dari emiten yang mempunyai pertumbuhan pendapatan yang tinggi, sebagai leader di industri sejenis yang mempunyai reputasi tinggi.
Ø (Lesser – Known) Saham dari emiten yang tidak sebagai leader dalam industri, namun mempunyai ciri growth stock. Umumnya saham ini berasal dari kawasan dan kurang terkenal di kalangan emiten.
d. Speculative Stock
Ø Saham suatu perusahaan yang tidak bisa secara konsisten memperoleh penghasilan dari tahun ke tahun, akan tetapi mempunyai kemungkinan penghasilan yang tinggi di masa mendatang, meskipun belum pasti.
e. Counter Cyclical Stockss
Ø Saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum.
Ø Pada ketika resesi ekonomi, harga saham ini tetap tinggi, di mana emitennya bisa memperlihatkan dividen yang tinggi sebagai akhir dari kemampuan emiten dalam memperoleh penghasilan yang tinggi pada masa resesi.
Dan yang terbaru jenis saham yang diperdagangkan di BEI , yaitu ETF (Exchange Trade Fund) yaitu adonan reksadana terbuka dengan saham dan pembelian di bursa menyerupai halnya saham di pasar modal bukan di Manajer Investasi (MI).
.jpg)
Comments
Post a Comment